Tampilkan postingan dengan label Cerita Cinta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerita Cinta. Tampilkan semua postingan
Sampek Engtay adalah legenda dari Cina mengenai tragedi romantika antara dua kekasih, Sampek dan Engtay. Legenda ini sering dianggap sebagai Romeo dan Juliet versi Cina.

Emgtay adaöaj seorang gadis muda dari Shangyu, Zhejiang, anak kesembilan dari sebuah keluarga kaya. Ia menyamar sebagai seorang laki-laki dan pergi ke Hangzhou untuk belajar. Dalam perjalanannya, ia berkenalan dengan Sampek, yang berasal dari Kuaiji. Mereka memutuskan diri menjadi saudara angkat. Di sekolah Engtay mulai jatuh cinta dengan Sampek.

Tiga tahun kemudian, Engtay menerima surat dari ayahnya yang meminta ia agar pulang secepatnya. Sebelum pergi, ia membuka kedoknya pada istri kepala sekolahnya, dan meminta agar ia memberikan sebuah kalung kepada Sampek sebagai hadiah pertunangan. Sampek mengantar Engtay pulang sejauh 18 mil. Dalam perjalanan, Engtay mendapat ide untuk menjodohkan Sampek dengan "adik perempuan"nya. Ia meminta Sampek untuk datang ke rumahnya agar ia dapat diperkenalkan dengan adik tersebut.

Ketika Sampek tiba di rumah Engtay, ia akhirnya mengetahui rahasianya. Namun orangtua Engtay memaksanya untuk menikahi orang lain. Sampek sakit hati dan akhirnya meninggal dunia. Pada hari pernikahan Engtay, mereka tidak dapat pergi ke rumah mempelai laki-laki karena terhadang badai di dekat kuburan Sampek. Engtay pergi ke kuburan tersebut dan meminta agar kuburan tersebut terbuka. Tiba-tiba hal ini terjadi dan Engtay meloncat ke dalam kuburan dan bergabung dengan Sampek. Jiwa mereka dilahirkan kembali sebagai sepasang kupu-kupu yang terbang bersama.
(Kisah Cinta Yang Luar Biasa)




Aku bertanya pada Bunda, bagaimana memilih Lelaki Sejati ?
Bunda menjawab, Nak..........

Laki-laki Sejati bukanlah dilihat dari bahunya yang kekar,
Tetapi dari kasih sayangnya pada orang disekitarnya

Laki-laki Sejati bukanlah dilihat dari suaranya yang lantang,
Tetapi dari kelembutannya mengatakan kebenaran

Laki-laki Sejati bukanlah dilihat dari jumlah sahabat di sekitarnya,
Tetapi dari sikap bersahabatnya pada generasi muda bangsa

Laki-laki Sejati bukanlah dilihat dari bagaimana dia dihormati ditempat
bekerja,
Tetapi dari bagaimana dia dihormati di dalam rumah

Laki-laki Sejati bukanlah dilihat dari kerasnya pukulan,
Tetapi dari sikap bijaknya memahami persoalan

Laki-laki Sejati bukanlah dilihat dari dadanya yang bidang,
Tetapi dari hati yang ada dibalik itu

Laki-laki Sejati bukanlah dilihat dari banyaknya wanita yg memuja,
Tetapi komitmennya terhadap wanita yang dicintainya

Laki-laki Sejati bukanlah dilihat dari barbel yang dibebankan,
Tetapi dari tabahnya dia menghadapi lika-liku kehidupan

Laki-laki Sejati bukanlah dilihat dari kerasnya membaca kitab suci,
Tetapi dari konsistennya dia menjalankan apa yang ia baca

- So Jangan Sampai Salah Memilih Yach !!! -


Peter dan Tina sedang duduk bersama di taman kampus tanpa melakukan apapun,
hanya memandang langit sementara sahabat-sahabat mereka sedang asik
bercanda ria dengan kekasih mereka masing-masing.

Tina: "Duh bosen banget. Aku harap aku juga punya pacar yang bisa berbagi
waktu denganku."

Peter: "Kayaknya cuma tinggal kita berdua deh yang jomblo. cuma kita berdua
saja yang tidak punya pasangan sekarang."
(keduanya mengeluh dan berdiam beberapa saat)

Tina: "Kayaknya aku ada ide bagus deh. kita adakan permainan yuk?"
Peter: "Eh? permainan apaan?"

Tina: "Eng... gampang sih permainannya. Kamu jadi pacarku dan aku jadi
pacarmu tapi hanya untuk 100 hari saja. gimana menurutmu?"

Peter: "Baiklah.... lagian aku juga gada rencana apa-apa untuk beberapa bulan
ke depan."

Tina: "Kok kayaknya kamu gak terlalu niat ya... semangat dong! hari ini akan
jadi hari pertama kita kencan. Mau jalan-jalan kemana nih?"

Peter: "Gimana kalo kita nonton saja? Kalo gak salah film The Troy lagi maen
deh. katanya film itu bagus"

Tina: "OK dech.... Yuk kita pergi sekarang. tar pulang nonton kita ke
karaoke ya...
ajak aja adik kamu sama pacarnya biar seru."

Peter : "Boleh juga..."
(mereka pun pergi nonton, berkaraoke dan Peter mengantarkan Tina pulang
malam harinya)

Hari ke 2:
Peter dan Tina menghabiskan waktu untuk ngobrol dan bercanda di kafe,
suasana kafe yang remang-remang dan alunan musik yang syahdu membawa hati
mereka pada situasi yang romantis. Sebelum pulang Peter membeli sebuah
kalung perak berliontin bintang untuk Tina.

Hari ke 3:
Mereka pergi ke pusat perbelanjaan untuk mencari kado untuk seorang sahabat
Peter.
Setelah lelah berkeliling pusat perbelanjaan, mereka memutuskan membeli
sebuah miniatur mobil mini. Setelah itu mereka beristirahat duduk di
foodcourt, makan satu potong kue dan satu gelas jus berdua dan mulai
berpegangan tangan untuk pertama kalinya.

Hari ke 7:
Bermain bowling dengan teman-teman Peter. Tangan tina terasa sakit karena
tidak pernah bermain bowling sebelumnya. Peter memijit-mijit tangan Tina
dengan lembut.

Hari ke 25:
Peter mengajak Tina makan malam di Ancol Bay . Bulan sudah menampakan diri,
langit yang cerah menghamparkan ribuan bintang dalam pelukannya. Mereka
duduk menunggu makanan, sambil menikmati suara desir angin berpadu dengan
suara gelombang bergulung di pantai. Sekali lagi Tina memandang langit, dan
melihat bintang jatuh. Dia mengucapkan suatu permintaan dalam hatinya.

Hari ke 41:
Peter berulang tahun. Tina membuatkan kue ulang tahun untuk Peter. Bukan
kue buatannya yang pertama, tapi kasih sayang yang mulai timbul dalam
hatinya membuat kue buatannya itu menjadi yang terbaik. Peter terharu
menerima kue itu, dan dia mengucapkan suatu harapan saat meniup lilin ulang
tahunnya.

Hari ke 67:
Menghabiskan waktu di Dufan. Naik halilintar, makan es krim bersama,dan
mengunjungi stand permainan. Peter menghadiahkan sebuah boneka teddy bear
untuk Tina, dan Tina membelikan sebuah pulpen untuk Peter.

Hari ke 72:
Pergi Ke PRJ. Melihat meriahnya pameran lampion dari negeri China.. Tina
penasaran untuk mengunjungi salah satu tenda peramal. Sang peramal hanya
mengatakan "Hargai waktumu bersamanya mulai sekarang", kemudian peramal itu
meneteskan air mata.

Hari ke 84:
Peter mengusulkan agar mereka refreshing ke pantai. Pantai Anyer sangat sepi
karena bukan waktunya liburan bagi orang lain. Mereka melepaskan sandal dan
berjalan sepanjang pantai sambil berpegangan tangan, merasakan lembutnya
pasir dan dinginnya air laut menghempas kaki mereka. Matahari terbenam, dan
mereka berpelukan seakan tidak ingin berpisah lagi.

Hari ke 99:
Peter memutuskan agar mereka menjalani hari ini dengan santai dan sederhana.
Mereka berkeliling kota dan akhirnya duduk di sebuah taman kota.

15:20 pm
Tina: "Aku haus.. Istirahat dulu yuk sebentar."
Peter: "Tunggu disini, aku beli minuman dulu. Aku mau teh botol saja. Kamu
mau minum apa?"
Tina: "Aku saja yang beli. kamu kan capek sudah menyetir keliling kota hari
ini. Sebentar ya"
Peter mengangguk. kakinya memang pegal sekali karena dimana-mana Jakarta
selalu macet.

15:30 pm
Peter sudah menunggu selama 10 menit and Tina belum kembali juga.
Tiba-tiba seseorang yang tak dikenal berlari menghampirinya dengan wajah
panik.
Peter : "Ada apa pak?"
Orang asing: "Ada seorang perempuan ditabrak mobil. Kayaknya perempuan itu
adalah temanmu"
Peter segera berlari bersama dengan orang asing itu.
Disana, di atas aspal yang panas terjemur terik matahari siang,tergeletak
tubuh Tina bersimbah darah, masih memegang botol minumannya.
Peter segera melarikan mobilnya membawa Tina ke rumah sakit terdekat.
Peter duduk diluar ruang gawat darurat selama 8 jam 10 menit.
Seorang dokter keluar dengan wajah penuh penyesalan.


23:53 pm
Dokter: "Maaf, tapi kami sudah mencoba melakukan yang terbaik. Dia masih
bernafas sekarang tapi Yang kuasa akan segera menjemput. Kami menemukan
surat ini dalam kantung bajunya."
Dokter memberikan surat yang terkena percikan darah kepada Peter dan dia
segera masuk ke dalam kamar rawat untuk melihat Tina. Wajahnya pucat tetapi
terlihat damai.
Peter duduk disamping pembaringan tina dan menggenggam tangan Tina dengan
erat.
Untuk pertama kali dalam hidupnya Peter merasakan torehan luka yang sangat
dalam di hatinya.
Butiran air mata mengalir dari kedua belah matanya.
Kemudian dia mulai membaca surat yang telah ditulis Tina untuknya.


Dear Peter...
ke 100 hari kita sudah hampir berakhir.
Aku menikmati hari-hari yang kulalui bersamamu.
Walaupun kadang-kadang kamu jutek dan tidak bisa ditebak,
tapi semua hal ini telah membawa kebahagiaan dalam hidupku.
Aku sudah menyadari bahwa kau adalah pria yang berharga dalam hidupku.
Aku menyesal tidak pernah berusaha untuk mengenalmu lebih dalam lagi
sebelumnya.
Sekarang aku tidak meminta apa-apa, hanya berharap kita bisa memperpanjang
hari-hari kebersamaan kita. Sama seperti yang kuucapkan pada bintang jatuh
malam itu di pantai,
Aku ingin kau menjadi cinta sejati dalam hidupku. Aku ingin menjadi
kekasihmu selamanya dan berharap kau juga bisa berada disisiku seumur
hidupku. Peter, aku sangat sayang padamu.

23:58
Peter: "Tina, apakah kau tahu harapan apa yang kuucapkan dalam hati saat
meniup lilin ulang tahunku?
Aku pun berdoa agar Tuhan mengijinkan kita bersama-sama selamanya..
Tina, kau tidak bisa meninggalkanku! hari yang kita lalui baru berjumlah 99
hari!
Kamu harus bangun dan kita akan melewati puluhan ribu hari bersama-sama!
Aku juga sayang padamu, Tina. Jangan tinggalkan aku, jangan biarkan aku
kesepian!
Tina, Aku sayang kamu...!"

Jam dinding berdentang 12 kali.... jantung Tina berhenti berdetak.
Hari itu adalah hari ke 100...

Katakan perasaanmu pada orang yang kau sayangi sebelum terlambat.
Kau tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi besok.
Kau tidak akan pernah tahu siapa yang akan meninggalkanmu dan tidak akan
pernah kembali lagi.

*Dear Friends* ,
*Tahukah anda :  kalau orang yang kelihatan begitu tegar hatinya, adalah orang yang sangat lemah dan butuh pertolongan?

*Tahukah anda :  kalau orang yang menghabiskan waktunya untuk melindungi orang lain adalah justru orang yang sangat butuh seseorang untuk melindunginya?
 
*Tahukah anda :  kalau tiga hal yang paling sulit untuk diungkapkan adalah : Aku cinta kamu, maaf dan tolong aku

*Tahukah anda : kalau orang yang suka berpakaian *warna merah* lebih yakin
kepada dirinya sendiri?
 
*Tahukah anda : kalau orang yang suka berpakaian *kuning * adalah orang yang menikmati kecantikannya sendiri?
 
*Tahukah anda :  kalau orang yang suka berpakaian *hitam *adalah orang yang ingin tidak diperhatikan dan butuh bantuan dan pengertian anda?
 
*Tahukah anda : kalau anda menolong seseorang, pertolongan tersebut dikembalikan dua kali lipat?
 
*Tahukah anda : bahwa lebih mudah mengatakan perasaan anda dalam tulisan dibandingkan mengatakan kepada seseorang secara langsung? 
Tapi tahukah anda bahwa hal tsb akan lebih bernil ai saat anda mengatakannya dihadapan orang tsb?
 
*Tahukah anda : kalau anda memohon sesuatu dengan keyakinan, keinginan anda tersebut pasti dikabulkan?
 
*Tahukah anda : bahwa anda bisa mewujudkan impian anda, spt jatuh cinta, menjadi kaya, selalu sehat, jika anda memintanya dengan keyakinan, dan jika anda benar2 tahu, anda akan terkejut dengan apa yang bisa anda lakukan. 



*...* Jam 10 malam
Cewe: sayang, ayo kita ketemu. Aku kangenn kamu.
Cowo: baiklah, aku akan membereskan 1 game ini y.
Cewe: kamu lebih memilih permainanmu dibanding aku!?
Cowo: jgn kawatir, aku akan segera kesana, ok?
Cewe: okay, aku akan menunggumu.

Jam demi jam berlalu, teman lelakinya datang lebih banyak dan mereka terlalu menikmati permainannya sampai akhirnya dia lupa waktu.

Cowo itu melihat HPnya dan ada 4 pesan and 10 missed calls.
Dia mematikan HPnya seolah2 baterainya habis.

*...* Jam 1 pagi
Cowo itu pulang ke rumah dan melihat adiknya, panik ∂ï luar rumah mencari kakaknya.
Adik: tadi ada seseorang menelpon, tas pacar kakak dijambret dan dia berusaha melawan sehingga akhirnya para perampok menembaknya!

Cowo: Jangan main2 denganku! Berhenti bercanda.
Cowo itu menyalakan kembali HPnya dan melihat sms Ϋά̲̣̥ηġ dikirim pacarnya.

*...* Jam 11 malam
Sayang, kamu dimana?

*...* Jam, 11: 30 malam
Sayang, kenapa HPmu mati?

*...* Jam, 11: 45 malam
Sayang, ada sekumpulan pria mengikuti aku. Aku takut.kamu dimana? : '(

*...* Jam, 12 malam
Happy Anniversary Sayang, aku cinta padamu.aku hanya mau mengucapkannya secara langsung,tetapi sepertinya aku tidak akan bertemu kamu malam ini. Selamat malam sayang, aku harap kamu tidak mabuk ketika kamu sampai ∂ï rumah.
______________________________________________________

Guys, kalian tidak akan tahu kapan kalian akan kehilangan orang yang kalian cintai.

Tunjukkan pada mereka setiap hari seberapa besar kalian mencintai mereka.karena kalian tidak akan tahu kapan kalian sudah tidak bisa mengucapkannya lagi.

Yang dimaksud cinta yang benar benar sejati adalah kita mencintai seseorang tanpa tahu apa yang menyebabkan kita mencintainya, dan pasti cinta ini tumbuh dari hati yang paling dalam dan tidak akan pernah goyah walaupun ada yang lebih bagus dari yang dicintai..
Cinta sejati selalu identik dengan bahagia, menderita, dan berbagi bersama-sama.
Cinta sejati sangat jauh dari sifat egois maupun sikap menghina.
Cinta sejati adalah sahabat karib yang saling menghormati dan mengagumi.

Menemukan cinta sejati tidak semudah membalik telapak tangan, perlu pemikiran
dan kondisi yang ideal untuk menentukan bahwa seseorang adalah cinta sejati
Anda.

1. Jangan mencarinya.
Cinta tidak datang pada seseorang yang mencarinya. Jika
memang Anda baru saja mengakhiri suatu hubungan, fokuslah pada diri dan
kehidupan pribadi terlebih dahulu. Tidak perlu terburu-buru mencari cinta yang
baru, dan nikmati kesendirian Anda.

2. Beri waktu untuk diri sendiri.
Temukan aura positif Anda. Jika perasaan
puas terhadap diri muncul, maka secara otomatis aura positif itu akan terpancar.
Dan orang di sekitar pun akan melihatnya. Itulah daya tarik bagi diri Anda.

3. Jika sudah siap untuk membuka lembaran baru bagi hubungan,
Maka mulailah memilih karakter pasangan seperti apa yang diidamkan.
Tak hanya dari segi fisik namun juga mental dan kepribadian.

4. Bergaul dan hang out.
Hal itu akan membuka kesempatan bagi Anda untuk
bertemu orang baru. Siapa tahu salah satu di antara mereka adalah cinta sejati
Anda.

5. Berani ambil risiko.
Jika suatu hari Anda bertemu dengan seseorang yang
sesuai dengan kriteria cinta sejati, jangan ragu untuk mengambil langkah.
Mulailah perkenalan dan menjalin hubungan. Karena kesempatan tak datang dua
kali.

6. Yang paling penting,
Cintai diri Anda terlebih dahulu. Hiduplah dengan bahagia dan jangan pernah melepaskan harapan.

Sebelum memutuskan menerima cinta seseorang, perhatikan tanda-tandanya,
apakah dia memang soulmate Anda? Ini dia tandanya.

1. Ia Sahabat Terbaik Anda
Saat sedang mengalami kesulitan, yang pertama kali terlintas di kepala Anda
adalah dirinya.
Ia pandai menenangkan hati Anda. Begitupun ketika bahagia, Anda
tahu pada siapa kebahagiaan itu akan dibagi. Ia selalu hadir untuk Anda dalam
situasi apa pun.
Tak ada orang yang lebih baik mengisi peran ini daripada
pasangan Anda. Percayalah pasangan yang berjodoh pasti tak takut mengalami
pasang surut hidup.

2. Punya Banyak Kesamaan
Hasil penelitian mengungkapkan, pernikahan yang paling stabil adalah
pernikahan yang melibatkan dua orang dengan banyak kesamaan. Tidak terlalu
penting jenis kesamaannya apa, tapi semua itu merupakan modal untuk langgengnya
hubungan.
Rahasia pasangan sejati adalah, manakala Anda berdua selalu bisa
menikmati bersama semua aspek kehidupan. Tidak butuh orang lain untuk membuat
kalian bahagia. Apakah Anda sudah merasakannya? Jika ya, jangan lepaskan
dia.

3. Kepentingan Anda adalah Segalanya
“Cinta dimulai ketika seseorang menemukan bahwa kebutuhan orang lain sama
pentingnya dengan kebutuhannya sendiri.” (Harry Stack Sullivan). Dari bahasa
tubuh dan sikapnya selama ini, terlihat jelas, dia memperlakukan Anda sebagai
orang terpenting dalam hidupnya, bahkan seringkali dia mementingkan kebutuhan
Anda ketimbang dirinya. Bila dia punya potensi itu, mungkin dia yang Anda cari.
Karena cinta abadi melibatkan komitmen rela berkorban untuk kebahagiaan
pasangan.

4. Cinta tak Beryarat
Coba ingat-ingat, apakah ia pernah cemberut saat Anda memakai baju yang tak
sesuai seleranya? Atau Anda pernah dicueki, ketika Anda memotong rambut tanpa
sepengetahuannya? Bila ya, sebaiknya pikir-pikir lagi untuk memilih dia jadi
kekasih.
Padahal, cinta sejati adalah cinta yang tak bersyarat, mampu menerima
pasangan apa adanya.

5. Mau Mendengarkan
Setiap Anda berbicara padanya, tak sedetik pun perhatiannya beralih. Ia
pendengar yang baik, bisa mendengarkan Anda bicara berjam-jam lamanya tanpa rasa
bosan, penuh perhatian dan mengerti apa yang Anda diinginkan. Sehingga Anda tak
perlu mengulang kalimat yang sama berkali-kali dan mengatakan,”Kamu ngerti
enggak sih, apa yang saya bicarakan tadi?”

6. Always On Time
Untuk urusan apa pun, dia selalu berusaha untuk tepat waktu. Janji bertemu
jam tujuh malam, dia sudah tiba di tempat setengah jam sebelumnya. Baginya,
lebih baik dia yang lumutan, daripada membiarkan Anda menunggu. Apalagi jika
meeting pointnya dirasa tidak familiar dengan Anda.

7. Kontak Batin
Tanpa diucapkan, kalian bisa saling tahu cuaca hati masing-masing. Meski
bukan paranormal, kalian seperti bisa saling membaca pikiran dan menduga reaksi,
serta perasaan pasangan pada situasi dan kondisi tertentu. Bila Anda sudah
merasakan hal tersebut terhadapnya, selamat! Mungkin dialah belahan jiwa
Anda.

Cara mengetahui Cinta Sejati :

1. Cinta sejati tidak sama dengan nafsu
Cinta dan nafsu sering kali membingungkan kita. Bagaimana membedakanya?
cinta tahan uji, … nafsu mudah luntur …
cinta menghargai … nafsu memanfaatkan …

2. Cinta tidak sama dengan keromantisan
Perasaan romantis memang luar biasa dalam hubungan dekat antara pria dan
wanita.
Keromantisan merupakan suatu perasaan; sedangkan cinta sejati masih
memiliki makna yang jauh lebih dalam lagi.

3. Cinta sejati tidak sama dengan tergila-gila
Perasaan tergila-gila adalah daya tarik dan gairah yang kuat dalam diri
seseorang terhadap lawan jenisnya. Jatuh cinta atau cinta pandangan pertama
biasanya mereka berbicara ttg perasaan tergila-gila…

4. Cinta sejati tidak sama dengan seks
Cinta merupakan proses ; seks merupakan suatu tindakan. Cinta bisa
dipelajari; seks merupakan naluri. Cinta membutuhkan perhatian terus menerus;
seks tidak perlu seperti itu. Cinta membutuhkan waktu untuk berkembang dan
menjadi dewasa; seks tidak perlu waktu untuk berkembang. Cinta membutuhkan
interaksi emosional dan rohani; seks hanya membutuhkan interaksi fisik. Cinta
membuat hubungan makin dalam; seks tanpa cinta membuat hubungan jadi
renggang.
 
Pada dasarnya ada dua perilaku dalam membina hubungan dengan orang lain, yang
seringkali disebut “Cinta”.

1. “aku mencintaimu jika…”
Cinta bersyarat, ‘cinta jika’, ialah cinta yg mengajukan persyaratan. cinta
semacam ini diberikan atau diterima jika persyaratan tertentu dipenuhi. ‘Cinta
jika’ bukan cinta sejati. jika kau berhubungan dengan seseorang dan merasa harus
melakukan sesuatu dulu untuk mendapatkan cinta, berarti hubungan yg kau miliki
bukan didasarkan pada cinta sejati.

2. “aku mencintaimu karena…”
Seseorang mencintai orang lain karena sesuatu yang dimiliki atau dilakukan
orang itu.
Namun, jika dasar cintamu tidak lebih dalam dari apa yang sekadar
terlihat yang dimiliki atau dilakukan seseorang, maka cinta itu tidak akan
bertahan lama.

Nafsu, keromantisan, perasaan tergila-gila, seks, ‘cinta jika’, dan ‘cinta
karena’ sama-sama ingin mendapatkan sesuatu dari orang lain, sebaliknya cinta
sejati suka memberi kepada orang lain.

Tanda Cinta Sejati
Tanda-tanda berikut kemungkinan Anda mencintai pasangan secara tulus:
1. Menerima kelebihan dan kekurangannya.
2. Mementingkan kebutuhan pasangan.
3. Merasa aman dan nyaman jika berjauhan dengan pasangan.
4. Perlahan-lahan jatuh cinta dengan pasangan.
5. Mempercayai pasangan sepenuhnya.
6. Mampu menyelesaikan pertikaian dan menumbuhkan hubungan yang semakin
kuat.

Tanda Cinta Biasa
Tanda-tanda berikut kemungkinan Anda tidak benar-benar mencintai
pasangan:
1. Berfikir bahwa pasangan sempurna.
2. Mendahulukan kebutuhan Anda terlebih dahulu.
3. Seluruh waktu luang dihabiskan bersama pasangan.
4. Terlalu cepat tergila-gila dengan pasangan.
5. Cepat merasa cemburu dengan pasangan.
6. Tidak bisa berkompromi saat bertengkar.

Yakinlah bahwa setiap orang diciptakan berpasangan, masalahnya hanyalah
mendapatkan orang yang tepat, di waktu yang tepat..
Beberapa menyatakan bahwa Hari Valentine berasal dari seorang yang bernama Santo Valentine. Santo Valentine tinggal di Roma pada abad ke-3.
Ketika itu kota Roma dibawah kekuasaan seorang kaisar bernama Claudius. Santo Valentine tidak begitu menyukai Kaisar Claudius, dan rasa ketidaksukaan yang sama juga dirasakan oleh hampir seluruh rakyat Roma.

Kaisar Claudius saat itu ingin memiliki laskar prajurit yang cukup besar dan dia mengharapkan setiap pemuda di Roma mau bergabung menjadi prajurit. Banyak pemuda yang tidak menandatangani formulir pendaftaran untuk menjadi prajurit Kaisar Claudius. Mereka tidak ingin berperang karena mereka tidak mau meninggalkan istri dan keluarganya. Hal ini membuat Kaisar Claudius sangat geram. Kemudian dia memiliki suatu ide gila dengan mengeluarkan surat keputusan yang isinya melarang setiap pemuda di Roma untuk menikah, karena apabila mereka tidak menikah mungkin saja mereka mau bergabung menjadi prajurit Roma. Sebaliknya, surat keputusan tersebut tidak mendapat respon yang begitu bagus dari pemuda di Roma mereka menganggap keputusan tersebut benar-benar kejam.

Sementara saat itu tugas sehari-hari Santo Valentine adalah menikahkan pasangan-pasangan kekasih Bahkan setelah Kaisar Claudius memberlakukan keputusannya tersebut, Santo Valentine tetap melakukan rutinitas secara diam-diam tentunya Hal ini menjadi pengalaman yang seru bagi Santo Valentine.

Satu malam, ketika Santo Valentine menikahkan sebuah pasangan, tiba-tiba dari dalam gereja dia mendengar langkah-langkah kaki yang cukup keras dan menakutkan yang mana langkah kaki tersebut ternyata langkah kaki pasukan prajurit Kaisar Claudius yang hendak menangkap Santo Valentine. Untungnya, pasangan yang telah dinikahkan itu dapat melarikan diri; Damun keadaan tidak membela Santo Valentine, dia tertangkap.

Dia dimasukan kedalam penjara dan dijatuhi hukuman mati. Berita yang mengejutkan tersebut tidak membuat Santo Valentine untuk tetap gembira. Dalam menjalani hari-harinya yang berat, Santo Valentine tidak sendiri, dia ditemani oleh orang-orang yang mendukung dia. Hal ini terbukti dengan banyaknya pengunjung yang datang ke penjara khusus untuk menjenguk Santo Valentine.

Mereka melemparkan bunga-bunga kedalam penjara dan memberi semangat kepadanya bahwa mereka juga percaya pada kekuatan cinta. Salah satu dari mereka ada seorang gadis yang ternyata anak dari teman satu sel Santo Valentine, namanya Asterius. Asterius meminta anaknya untuk sering-sering mengunjungi Santo Valentine.

Pada jam berkunjung biasanya mereka menghabiskannya dengan duduk berdampingan dan berbincang-bincang satu sama lain. Gadis tersebut selalu memberikan dorongan agar Santo Valentine tetap semangat dalam menjalani hari-harinya yang berat didalam penjara.
Satu hari, ketika hukuman mati itu tiba, Santo Valentine meninggalkan catatan kecil pada Asterius untuk diberikan kepada anak gadisnya.


Catatan kecil tersebut berisi rasa ucapan terima kasih terdalamnya untuk persahabatan yang telah mereka jalin selama ini. Santo Valentine menandatangani surat itu dengan kata-kata, “Cinta dari Valentine-mu”. Surat itu ditulis pada hari dia akan dihukum mati, 14 Februari, 269 A.D. Hukuman mati yang dia terima dipukuli hingga mati dan kepalanya dipenggal.

Sebelumnya, tradisi kuno yang biasa diadakan di Roma pada tanggal 14 Februari yaitu Hari Pemujaan Dewa Juno (=Ratu dari dewa-dewi bangsa Roma; rakyat Roma percaya Juno juga dewi pernikahan) yang kemudian dilanjutkan pada tanggal 15-nya dengan mengadakan Festival Lupercalia (=pesta pemujaan dewa berhala). Pada malam.

Festival Lupercalia, gadis-gadis di Roma ditulis namanya diatas sepucuk kertas dan dimasukkan kedalam botol. Kemudian masing-masing pemuda mengambil satu kertas yang berisi nama tersebut dari dalam botol, dan menjadikannya pasangan selama Festival Lupercalia berlangsung. Apabila selama festival mereka saling jatuh cinta, dipercaya bahwa mereka akan dapat pasangan dalam sebuah pernikahan suatu hari kelak.

Para pastur dari Gereja Kristen mula-mula berusaha keras untuk menghilangkan unsur-unsur penyembahan berhala dalam Festival Lupercalia dan menggantinya dengan nama- nama Santo. Karena Festival Lupercalia dimulai di pertengahan bulan Februari, maka pastur-pastur tersebut mempunyai gagasan untuk memilih nama Santo Valentine sebagai pengganti Fesival Lupercalia. Maka Festival Lupercalia berubah menjadi Saint Valentine's Day (=Hari Santo Valentine). Kelihatannya, tradisi pemuda yang memilih para gadis sebapi pasangannya dapat tetap dapat diwujudkan di Hari Valentine ini.

Orang-orang Perancis dan Inggris percaya kalau 14 februari adalah awal musim bagi burung-burung untuk mencari pasangan pasangannya. Jadi memang hampir seluruh dunia percaya bahwa bulan februari adalah bulannya cinta bagi para pasangan.

Kartu Valentine disebarkan oleh kaum Kristen dan saat ini telah dapat dinikmati oleh semua orang diberbagai belahan duma.
Kartu valentine pertama kali dikirim oleh Charles, Duke of Orleans pada tahun 1415 kepada istrinya ketika dia menjadi tahanan di Tower of london.

Kartu Valentine tersebut saat ini disimpan di Museum British.

Di Amerika, Esther A Howland yang pertama kali menjual kartu-kartu Valentine ke seluruh penjuru negeri Paman Sam ini.
Kartu-kartu ini diluncurkan sekitar tahun 1800 di kota Loveland, Colorado. Menurut Greeting Card Association (=Asosiasi Kartu-kartu Ucapan) diperkirakan sebanyak 1 milyar kartu Valentine terkirim setiap tahunnya.
Hal ini membuat kartu Valentine Day menjadi kartu ucapan terbesar kedua setelah kartu Natal yang diperkirakan menduduki peringkat pertama dengan jumlah sebanyak 2,6 milyar per tahunnya.
Kira-kira 85% konsumen kartu valentine adalah wanita.     

Ketika aku berjalan kaki pulang ke rumah di suatu hari yang dingin, kakiku tersandung sebuah dompet yang tampaknya terjatuh tanpa sepengetahuan pemiliknya. Aku memungut dan melihat isi dompet itu kalau-kalau aku bisa menghubungi pemiliknya. Tapi, dompet itu hanya berisi uang sejumlah tiga Dollar dan selembar surat kusut yang sepertinya sudah bertahun-tahun tersimpan di dalamnya. Satu-satunya yang tertera pada amplop surat itu adalah alamat si pengirim. Aku membuka isinya sambil berharap bisa menemukan petunjuk.

Lalu aku baca tahun "1924". Ternyata surat itu ditulis lebih dari 60 tahun yang lalu. Surat itu ditulis dengan tulisan tangan yang anggun di atas kertas biru lembut yang berhiaskan bunga-bunga kecil di sudut kirinya. Tertulis di sana, "Sayangku Michael", yang menunjukkan kepada siapa surat itu ditulis yang ternyata bernama Michael. Penulis surat itu menyatakan bahwa ia tidak bisa bertemu dengannya lagi karena ibu telah melarangnya. Tapi, meski begitu ia masih tetap mencintainya. Surat itu ditandatangani oleh Hannah. Surat itu begitu indah.

Betapi tetap saja aku tidak bisa menemukan siapa nama pemilik dompet itu. Mungkin bila aku menelepon bagian penerangan mereka bisa memberitahu nomor telepon alamat yang ada pada amplop itu. "Operator," kataku pada bagian peneragan, "Saya mempunyai permintaan yang agak tidak biasa. sedang berusaha mencari tahu pemiliki dompet yang saya temukan di jalan. Barangkali anda bisa membantu saya memberikan nomor telepon atas alamat yang ada pada surat yang saya temukan dalam dompet tersebut?"

Operator itu menyarankan agar aku berbicara dengan atasannya, yang tampaknya tidak begitu suka dengan pekerjaan tambahan ini. Kemudian ia berkata, "Kami mempunyai nomor telepon alamat tersebut, namun kami tidak bisa memberitahukannya pada anda." Demi kesopanan, katanya, ia akan menghubungi nomor tersebut, menjelaskan apa yang saya temukan dan menanyakan apakah mereka berkenan untuk berbicara denganku. Aku menunggu beberapa menit.

Tak berapa lama ia menghubungiku, katanya, "Ada orang yang ingin berbicara dengan anda." Lalu aku tanyakan pada wanita yang ada di ujung telepon sana, apakah ia mengetahui seseorang bernama Hannah. Ia menarik nafas, "Oh, kami membeli rumah ini dari keluarga yang memiliki anak perempuan bernama Hannah. Tapi, itu 30 tahun yang lalu!" "Apakah anda tahu dimana keluarga itu berada sekarang?" tanyaku. "Yang aku ingat, Hannah telah menitipkan ibunya di sebuah panti jompo beberapa tahun lalu," kata wanita itu. "Mungkin, bila anda menghubunginya mereka bisa mencaritahu dimana anak mereka, Hannah, berada." Lalu ia memberiku nama panti jompo tersebut. Ketika aku menelepon ke sana, mereka mengatakan bahwa wanita, ibu Hannah, yang aku maksud sudah lama meninggal dunia. Tapi mereka masih menyimpan nomor telepon rumah dimana anak wanita itu tinggal. Aku mengucapkan terima kasih dan menelepon nomor yang mereka berikan. Kemudian, di ujung telepon sana, seorang wanita mengatakan bahwa Hannah sekarang tinggal di sebuah panti jompo.

"Semua ini tampaknya konyol," kataku pada diriku sendiri. Mengapa pula aku mau repot-repot menemukan pemilik dompet yang hanya berisi tiga Dollar dan surat yang ditulis lebih dari 60 tahun yang lalu? Tapi, bagaimana pun aku menelepon panti jompo tempat Hannah sekarang berada. Seorang pria yang menerima teleponku mengatakan, "Ya, Hannah memang tinggal bersama kami." Meski waktu itu sudah menunjukkan pukul 10 malam, aku meminta agar bisa menemui Hannah. "Ok," kata pria itu agak bersungut-sungut, "bila anda mau, mungkin ia sekarang sedang menonton TV di ruang tengah."

Aku mengucapkan terima kasih dan segera berkendara ke panti jompo tersebut. Gedung panti jompo itu sangat besar. Penjaga dan perawat yang berdinas malam menyambutku di pintu. Lalu, kami naik ke lantai tiga. Di ruang tengah, perawat itu memperkenalkan aku dengan Hannah. Ia tampak manis, rambut ubannya keperak-perakan, senyumnya hangat dan matanya bersinar-sinar. Aku menceritakan padanya mengenai dompet yang aku temukan. Aku pun menunjukkan padanya surat yang ditulisnya. Ketika ia melihat amplop surat berwarna biru lembut dengan bunga-bunga kecil di sudut kiri, ia menarik nafas dalam-dalam dan berkata, "Anak muda, surat ini adalah hubunganku yang terakhir dengan Michael." Matanya memandang jauh, merenung dalam-dalam. Katanya dengan lembut, "Aku amat-amat mencintainya. Saat itu aku baru berusia 16 tahun, dan ibuku menganggap aku masih terlalu kecil. Oh, Ia sangat tampan. Ia seperti Sean Connery, si aktor itu." "Ya," lanjutnya. Michael Goldstein adalah pria yang luar biasa. "Bila kau bertemu dengannya, katakan bahwa aku selalu memikirkannya, Dan,......."

Ia ragu untuk melanjutkan, sambil menggigit bibir ia berkata, ......katakan, aku masih mencintainya. Tahukah kau, anak muda," katanya sambil tersenyum. Kini air matanya mengalir, "aku tidak pernah menikah selama ini. Aku pikir, tak ada seorang pun yang bisa menyamai Michael." Aku berterima kasih pada Hannah dan mengucapkan selamat tinggal. Aku menuruni tangga ke lantai bawah. Ketika melangkah keluar pintu, penjaga di sana menyapa, "Apakah wanita tua itu bisa membantu anda?" Aku sampaikan bahwa Hannah hanya memberikan sebuah petunjuk, "Aku hanya mendapatkan nama belakang pemilik dompet ini. Aku pikir, aku biarkan sajalah dompet ini untuk sejenak. Aku sudah menghabiskan hampir seluruh hariku untuk menemukan pemilik dompet ini." Aku keluarkan dompet itu, dompat kulit dengan benang merah disisi-sisinya. Ketika penjaga itu melihatnya, ia berseru, "Hei, tunggu dulu. Itu adalah dompet Pak Goldstein! Aku tahu persis dompet dengan benang merah terang itu.Ia selalu kehilangan dompet itu. Aku sendiri pernah menemukannya dompet itu tiga kali di dalam gedung ini."

"Siapakah Pak Goldstein itu?" tanyaku. Tanganku mulai gemetar. "Ia adalah penghuni lama gedung ini. Ia tinggal di lantai delapan. Aku tahu pasti, itu adalah dompet Mike Goldstein. Ia pasti menjatuhkannya ketika sedang berjalan-jalan di luar." Aku berterima kasih pada penjaga itu dan segera lari ke kantor perawat. Aku ceritakan pada perawat di sana apa yang telah dikatakan oleh si penjaga. Lalu, kami kembali ke tangga dan bergegas ke lantai delapan. Aku berharap Pak Goldstein masih belum tertidur. Ketika sampai di lantai delapan, perawat berkata, "Aku pikir ia masih berada di ruang tengah. Ia suka membaca di malam hari. Ia adalah Pak tua yang menyenangkan." Kami menuju ke satu-satunya ruangan yang lampunya masih menyala. Di sana duduklah seorang pria membaca buku. Perawat mendekati pria itu dan menanyakan apakah ia telah kehilangan dompet. Pak Goldstein memandang dengan terkejut. Ia lalu meraba saku belakangnya dan berkata, "Oh ya, dompetku hilang!" Perawat itu berkata, "Tuan muda yang baik ini telah menemukan sebuah dompet. Mungkin dompet anda?" Aku menyerahkan dompet itu pada Pak Goldstein. Ia tersenyum gembira. Katanya, "Ya, ini dompetku! Pasti terjatuh tadi sore. Aku akan memberimu hadiah." "Ah tak usah," kataku. "Tapi aku harus menceritakan sesuatu pada anda. Aku telah membaca surat yang ada di dalam dompet itu dengan harap aku mengetahui siapakah pemilik dompet ini."

Senyumnya langsung menghilang. "Kamu membaca surat ini?" "Bukan hanya membaca, aku kira aku tahu dimana Hannah sekarang." Wajahnya tiba-tiba pucat. "Hannah? Kau tahu dimana ia sekarang? Bagaimana kabarnya? Apakah ia masih secantik dulu? Katakan, katakan padaku," ia memohon. "Ia baik-baik saja, dan masih tetap secantik seperti saat anda mengenalnya," kataku lembut. Lelaki tua itu tersenyum dan meminta, "Maukah anda mengatakan padaku dimana ia sekarang? Aku akan meneleponnya esok." Ia menggenggam tanganku, "Tahukah kau anak muda, aku masih mencintainya. Dan saat surat itu datang hidupku terasa berhenti. Aku belum pernah menikah, aku selalu mencintainya."

"Michael," kataku, "Ayo ikuti aku." Lalu kami menuruni tangga ke lantai tiga. Lorong-lorong gedung itu sudah gelap. Hanya satu atau dua lampu kecil menyala menerangi jalan kami menuju ruang tengah di mana Hannah masih duduk sendiri menonton TV. Perawat mendekatinya perlahan.

"Hannah," kata perawat itu lembut. Ia menunjuk ke arah Michael yang sedang berdiri di sampingku di pintu masuk. "Apakah anda tahu pria ini?" Hannah membetulkan kacamatanya, melihat sejenak, dan terdiam tidak mengucapkan sepatah katapun. Michael berkata pelan, hampir-hampir berbisik, "Hannah, ini aku, Michael. Apakah kau masih ingat padaku?" Hannah gemetar, "Michael! Aku tak percaya. Michael! Kau! Michaelku!" Michael berjalan perlahan ke arah Hannah. Mereka lalu berpelukan. Perawat dan aku meninggalkan mereka dengan air mata menitik di wajah kami. "Lihatlah," kataku. "Lihatlah, bagaimana Tuhan berkehendak. Bila Ia berkehendak, maka jadilah."

Sekitar tiga minggu kemudian, di kantor aku mendapat telepon dari rumah panti jompo itu. "Apakah anda berkenan untuk hadir di sebuah pesta perkimpoian di hari Minggu mendatang? Michael dan Hannah akan menikah!" Dan pernikahan itu, pernikahan yang indah. Semua orang di panti jompo itu mengenakan pakaian terbaik mereka untuk ikut merayakan pesta. Hannah mengenakan pakaian abu-abu terang dan tampak cantik. Sedangkan Michael mengenakan jas hitam dan berdiri tegak. Mereka menjadikan aku sebagai wali mereka. Rumah panti jompo memberi hadiah kamar bagi mereka.

Dan bila anda ingin melihat bagaimana sepasang pengantin berusia 76 dan 79 tahun bertingkah seperti anak remaja, anda harus melihat pernikahan pasangan ini. Akhir yang sempurna dari sebuah hubungan cinta yang tak pernah padam selama 60 tahun.
Kisah ini terjadi di beijing cina, seorang gadis bernama Yo Yi Mei, memiliki cinta terpendam terhadap teman karibnya di masa sekolah.
Namun ia tdk pnh mengungkapkannya. Ia hanya slalu menyimpan didlm hati berharap tmnnya bs mengetahuinya sendiri.
Tapi sayang temennya tak pernah mengetahuinya,hanya menganggapnya sbg sahabat, tak lebih. Suatu hari Yi Mei mendengar bhw sahabatnya akan menikah, hatinya sesak tp ia tersenyum "aku harap kau bahagia"
Sepanjang hari yi mei bersedih, ia mnjd tdk ada semangat hdp. Tapi ia slalu mendoakan kebahagiaan sahabatnya.

12 juli 1994.
sahabatnya memberikan contoh undangan pernikahannya yg akan segera dicetak kpd Yi Mei,
ia berharap Yi Mei akan datang.
Sahabatnya melihat Yi Mei yg menjadi sangat kurus dan tdk ada ceria bertanya "apa yg terjadi dgn mu, kau ada masalah?" yi mei tersenyum semanis mungkin "kau salah lihat, aku tak punya masalah apa2.
Wah contoh undangannya bagus,tp aku lbh setuju jika kau pilih warna merah muda lebih lembut" ia mengomentari rencana undangan sahabatnya.
Sahabatnya tersenyum "Oh ya..mmm aku akan menggantinya, trimakasih atas sarannya mei..aku hrs pergi menemui calon istriku hr ini, kami ada rencana melihat2 perabotan rumah..daah", Yi Mei tersenyum..melambaikan tangan, ia pulang dg hati yg sakit sgt sakit..

18 juli 1994.
Yi Mei terbaring dirmh sakit, ia mengalami koma.
Yi mei mengidap kanker darah stadium akhir, kecil harapan Yi Mei utk hidup.
Semua organnya yg berfungsi hanya pendengaran dan otaknya yg lain bisa dikatakan "mati" dan semuanya memiliki alat bantu, hanya muzizat yg bisa menyembuhkannya.
Sahabatnya setiap hari menjenguknya, menunggunya, bahkan ia menunda pernikahannya. Baginya, Yi Mei adalah tamu penting dlm pernikahannya, keluarga Yi Mei sendiri setuju memberikan "suntik mati" utk Yi Mei krn tak tahan melihat penderitaan Yi Mei..

10 desember 1994.
Semua keluarga setuju besok 11 des 1994 Yi Mei akan disuntik mati dan semua sdh ikhlas, hanya sahabat Yi Mei yg mohon diberi kesempatan berbicara yg terakhir.
Sahabatnya menatap Yi Mei yg dulu slalu bersama, ia mendekat berbisik ditelinga Yi Mei..

"Mei apa kau ingat waktu kita mencari belalang, menangkap kupu2 ?
Kau tau,aku tak pernah lupa hal itu, dan apa kau ingat wktu disekolah wktu kita dihukum bersama gara2 kita datang terlambat, kita langganan kena hukum ya?
Apa kau ingat jg wktu aku mengejekmu, kau terjatuh di lumpur saat kau ikut lomba lari..
kau marah dan mendorongku hingga akupun kotor?

Apakah kau ingat aku slalu mengerjakan PR dirmh mu?
Aku tak pernah melupakan hal itu, Mei..aku ingin kau sembuh..aku ingin kau bisa tersenyum seperti dulu..
aku sangat suka lesung pipimu yg manis..
kau tega meninggalkan sahabatmu ini??
" Tanpa sadar sahabat Yi Mei menangis air matanya menetes membasahi wajah Yi Mei.

"Mei..kau tau..kau sangat berarti utkku, aku tak setuju kau disuntik mati, rasanya aku ingin membawamu kabur dari rmh skit ini..
aku ingin kau hidup..,kau kenapa???
Karna aku sgt mencintaimu.. Aku takut mengungkapkan padamu, takut kau menolakku..meskipun aku tau kau tdk mencintaiku, aku tetap ingin kau hidup..aku ingin kau hidup..,
Mei tolonglah..dengarkan aku Mei..bangunlah !!" sahabatnya menangis, ia menggenggam kuat tangan Yi Mei.."aku slalu berdoa Mei, aku harap Tuhan berikan keajaiban buatku..Yi Mei sembuh..sembuh total..aku percaya.

Bahkan kau tau aku puasa..agar doaku semakin didengar Tuhan.."
"Mei aku tak kuat besok melihat pemakamanmu, kau jahat ! Kau sdh tak mencintaiku, sekarang kau mau pergi..

Aku sangat mencintaimu..aku menikah hanya ingin membuat dirimu tdk lg dibayang-bayangi diriku sehingga kau bisa mencari pria yg slalu kau impikan..hanya itu Mei, seandainya saja kau mencintaiku..aku akan membatalkan pernikahanku, aku tak perduli..tapi itu tak mungkin..Kau bahkan mau pergi dariku..sebagai sahabat"
sahabat Yi Mei mengecup pelan dahi Yi Mei, ia berbisik "Aku Sayang Kamu, Aku Mencintaimu" suaranya terdengar parau krn tangisan.
Dan apa yg terjadi..

It's amazing...............
"CINTA" bisa menyembuhkan segalanya, 7 jam stlh itu.
dokter menemukan tanda2 kehidupan dlm diri Yi Mei, jari tangan Yi Mei bisa bergerak, jantungnya, paru2nya, organ tubuhnya bekerja.
Sungguh sebuah keajaiban, pihak medis menghubungi keluarga Yi Mei dan memberitahukan keajaiban yg terjadi, dan sebuah muzizat lagi, masa koma lewat pada tanggal 11 desember 1994.

14 des 1994.
Saat Yi Mei bisa membuka mata dan berbicara, sahabatnya ada disana.
Ia memeluk Yi Mei menangis bahagia. Dokter sangat kagum akan keajaiban yg terjadi,
"Aku senang kau bisa bangun..kau sahabat terbaikku" sahabatnya memeluk erat Yi Mei,
Yi Mei tersenyum "Kau yg memintaku bangun..kau bilang kau mencintaiku..taukah kau..aku slalu mendengar kata2 itu, aku berpikir aku hrs berjuang utk hidup.
"Lei..aku mohon jgn tinggalkan aku ya..aku sgt mencintaimu..
" Lei memeluk Yi Mei.."aku jg mencintaimu"..

17 Feb 1995.
Yi Mei dan Lei menikah.
Hidup bahagia dan sampai dengan saat ini pasangan ini memiliki 1 org anak laki2 yg telah berusia 14 thn.
Kisah ini sempat gempar di Beijing.
Kisah Cinta Sejati yang luar biasa, saya yakin anda (pembaca) pasti juga memiliki Cinta Itu.
Temukan & rasakan Cinta yang luar biasa itu di dalam hidupmu.....
Selamanya......

Salam Cinta Penuh Kasih.

Apakah Cinta itu?
Mereka yang tidak menyukainya menyebutnya tanggung jawab,
Mereka yang bermain dengannya, menyebutnya sebuah permainan,
Mereka yang tidak memilikinya, menyebutnya sebuah impian,
Mereka yang mencintai,menyebutnya takdir.


Kadang Tuhan yang mengetahui yang terbaik,akan memberi kesusahan
untuk menguji kita. 
Kadang Ia pun melukai hati, supaya hikmat-Nya bisa tertanam dalam.
Jika kita kehilangan cinta,maka pasti ada alasan dibaliknya. 
Alasan yang kadang sulit untuk dimengerti, namun kita tetap harus percaya bahwa ketika Ia mengambil sesuatu, Ia telah siap memberi yang lebih baik.


Mengapa menunggu?
Karena walaupun kita ingin mengambil keputusan, kita tidak ingin tergesa-gesa.
Karena walaupun kita ingin cepat-cepat, kita tidak ingin sembrono.
Karena walaupun kita ingin segera menemukan orang yang kita cintai, kita tidak ingin kehilangan jati diri kita dalam proses pencarian itu.


Jika ingin berlari, belajarlah berjalan duhulu,
Jika ingin berenang, belajarlah mengapung dahulu,
Jika ingin dicintai, belajarlah mencintai dahulu.
Pada akhirnya, lebih baik menunggu orang yang kita inginkan, ketimbang memilih apa yang ada.
Tetap lebih baik menunggu orang yang kita cintai,ketimbang memuaskan diri dengan apa yang ada.
Tetap lebih baik menunggu orang yang tepat, Karena hidup ini terlampau singkat untuk dilewatkan bersama pilihan yang salah, karena menunggu mempunyai tujuan yang mulia dan misterius.


Perlu kau ketahui bahwa Bunga tidak mekar dalam
waktu semalam,
Kota Roma tidak dibangun dalam sehari,
Kehidupan dirajut dalam rahim selama sembilan bulan,
Cinta yang agung terus bertumbuh selama kehidupan.
Kebanyakan hal yang indah dalam hidup memerlukan waktu yang lama, Dan penantian kita tidaklah sia-sia.


Walaupun menunggu membutuhkan banyak hal - iman, keberanian, dan
pengharapan - penantian menjanjikan satu hal yang tidak dapat seorangpun bayangkan.
Pada akhirnya. Tuhan dalam segala hikmat-Nya, meminta kita menunggu, karena alasan yang penting.






Salam HSG,
Tsn....(O̴̴̴̴̯͡ .̮ O̴̴̴̴̯͡)
Cinta itu seperti kupu-kupu. Tambah dikejar, tambah lari. Tapi kalau dibiarkan terbang, dia akan datang disaat kamu tidak mengharapkannya. Cinta dapat membuatmu bahagia tapi sering juga bikin sedih, tapi cinta baru berharga kalau diberikan kepada seseorang yang menghargainya. Jadi jangan terburu-buru dan pilih yang terbaik.

Cinta itu bukan bagaimana menjadi pasangan yang “sempurna” bagi seseorang. Tapi bagaimana menemukan seseorang yang dapat membantumu menjadi dirimu sendiri.

Jangan pernah bilang “I love you” kalau kamu tidak perduli.
Jangan pernah membicarakan perasaan yang tidak pernah ada.
Jangan pernah menyentuh hidup seseorang kalau hal itu akan menghancurkan hatinya.
Jangan pernah menatap matanya kalau semua yang kamu lakukan hanya berbohong.

Hal paling kejam yang seseorang lakukan kepada orang lain adalah membiarkannya jatuh cinta, sementara kamu tidak berniat untuk menangkapnya…
Cinta bukan “Ini salah kamu”, tapi “Ma’afkan aku”.
Bukan “Kamu dimana sih?”, tapi “Aku disini”.
Bukan “Gimana sih kamu?”, tapi “Aku ngerti kok”.
Bukan “Coba kamu gak kayak gini”, tapi “Aku cinta kamu seperti kamu apa adanya”.

Kompatibilitas yang paling benar bukan diukur berdasarkan berapa lama kalian sudah bersama maupun berapa sering kalian bersama, tapi apakah selama kalian bersama, kalian selalu saling mengisi satu sama lain dan saling membuat hidup yang berkualitas.
Kesedihan dan kerinduan hanya terasa selama yang kamu inginkan dan menyayat sedalam yang kamu ijinkan.
Yang berat bukan bagaimana caranya menanggulangi kesedihan dan kerinduan itu, tapi bagaimana belajar darinya.

Caranya jatuh cinta:
jatuh tapi jangan terhuyung-huyung, konsisten tapi jangan memaksa, berbagi dan jangan bersikap tidak adil, mengerti dan cobalah untuk tidak banyak menuntut, sedih tapi jangan pernah simpan kesedihan itu.

Memang sakit melihat orang yang kamu cintai sedang berbahagia dengan orang lain tapi lebih sakit lagi kalau orang yang kamu cintai itu tidak berbahagia bersama kamu.

Cinta akan menyakitkan ketika kamu berpisah dengan seseorang,cinta jg menyakitkan apabila kita dilupakan oleh sang kekasih, tapi cinta akan lebih menyakitkan lagi apabila seseorang yang kamu sayangi tidak tahu apa yang sesungguhnya kamu rasakan.

Dan Yang paling menyedihkan dalam hidup adalah menemukan seseorang dan jatuh cinta,
Namun kamu harus menerima kenyataan bahwa dia bukan untuk kamu miliki sedangkan kamu sudah menghabiskan banyak waktu untuk orang yang tidak pernah menghargainya.

Kalau dia tidak “BERUBAH” sekarang, ataupun setahun lagi ataupun 10 tahun lagi. Biarkan dia pergi…
Oleh : Tisana Wong

Diantara dua sudut dunia yg berbeda...
antara nyata dan maya.
yg berdampingan begitu harmonis'y dengan kehudupanku
sejak ku mengenal yg namanya dunia maya...
facebook,chatt book,atau apalah nama'y itu
ku mulai mengenal banyak hal...
sungguh tak pernah terfikirkan olehku sebelum'y
bahwa dunia ini bisa membawaku ke alam bawah sadar
yg membuatku keranjingan sehingga aku mampu duduk berjam-jam di depan notebook
hanya demi memuaskan hasratku akan begitu banyak'y fitur'' menarik yg bisa ku dapat dari dunia yg katanya maya ini...
dan disini pula awal dari banyak cerita dan kisah kehidupanku yg baru di mulai

mulanya,hari''ku biasa'' saja,ku isi dgn aktifitas kerja yg kadang membosankan...
yg di mana disana telah menunggu setumpuk berkas yg menguras otak yg harus cepat di selesaikan...
begitu dan begitu saja setiap hari...
penat dan lelah terasa dikala senja tiba...yg membuat jiwa sepiku semakin sepi...

hm...
sepi yg kian mencekam jiwa,sering menghantarkanku kemasa silam.
kemasa yg selalu membuat semangat hidupku terhempas ...
kenangan tentang seseorang yg dulu pernah singgah dan mengisi hari-hariku
kenangan masa bahagia saat masih bersama...
ada timbul rasa rindu,akan masa-masa itu,yg selalu membuat sesak didada setiap kali aku mengingat'y..

Namun ku coba yakinkan hatiku...
hidup harus terus berjalan,dan aku harus tetap maju ke depan... (kata hati kala akal sehat merasuk sukma)
tapi rasa sepi itu sllu menghantuiku di setiap waktu...
hanya dengan goresan tinta ku mulai menuangkan segala hal yg mengusik benak...
begitu dan terus saja begitu...

Hari itu,teman baikku datang dgn sejuta cerita bahagia'y
tenteng kekasih dan kehidupan'y yg ceria...
aku hanya bisa tersenyum hambar mendengar setiap ocehannya...dikala kami duduk makan siang.

Shyane ,kamu tahu gak,aku ada teman baru loh...nanti ku kenalin ke kamu yaa...(kata'y siang itu)
"Nggak Ah.....(jwb ku acuh )
"Kenal dimana..?? (tanyaku )
"Facebook, ganteng loh Shayne...nanti g minta dia add fb l..
"hm...aku gak punya (jawabku)
"Haaa....,jaman gn gak facebook'an ...gak gaul l...buat nambah teman shyane..cb deh biar l gak BeTe terus tiap hari (sarannya)
" hm... (aku hanya bs menghela nafas)

senja tiba lagi menemani kesendirianku,terlintas kata-kata feby sahabatku tadi siang....
iseng'' ku coba sarannya....
dan disinilah awal sebuah kisah di mulai...

hari'' berlalu,ku mulai mengenal banyak sosok,yg membuat hidupku terasa sedikit berarti.
hingga suatu ketika,ku mengenal dia...
seseorang yg begitu perhatian dan spesial di antara yg lain.
hingga kedekatan pun terjalin di situs maya...
lewat pehatian dan sapaanya....
ada damai kurasakan....
banyak hal,banyak cerita,antara aku dan dia,hingga tak tersa waktu terus berjalan.
kau dan aku kian dekat....dan aku merasakan mulai menemukan sosok yg dulu pernah hilang dari hidupku.

begitu banyak pujian dan kata'' indah yg terucap dari setiap ketikan kata dari'y
yg membuat hati ku merasa begitu bahagia....
"kenapa kau baik dan perhatian padaku selama ini..???" (tanyaku di suatu malam)
"Kamu Smart,kamu lucu & kamu beda dari yg lain...(jawab'y)
"Lalu....????
"Aku tak tahu ,namun yg pasti aku suka kamu....(Jawab'y lagi)

sejak saat itu aku dan dia semakin dekat dan selalu saja ingin online hanya sekedar buat menyapa dia.
dan aku mulai menyenangi dunia baruku ini dan jg sejak saat mengenal dia....
kedekatan semakin terjalin indah....
aku dan dia merambah lbh jauh di dunia maya demi sebuah asah yg tak pasti...

Ah...
aku tak tahu,akan bermuara smpi di manakah jalinan yg sedang ku rajut ini..
siapa kau,seperti apa kau...aku tak tahu pasti...
yg ku tahu sekarang adalah,kau harapan indah yg ditutupi kabut tipis dunia maya
mungkinkah kau akan menjadi wujud nyata dalam kehidupanku....

kini ku hanya bisa mengukir asah...
merajut mimpi...
berharap kau adalah seorang pangeran berkuda putih sprti dlm cerita dongeng..

Namun ku sadari...
tak selamanya mimpi-mimpi itu kan bermuara dan berlabuh
namun dermaga hatiku ..
kan menunggumu,menambatkat tali cinta disana
agar aku bisa ikut bersamamu mengarungi samudra asmara

Oh Tuhan..
jika ini memang takdirku...
ijinkanlah aku memulai kehidupan baru yg sempat hilang dariku dulu..
jangan pernah hampakan lagi penantianku..
jangan pernah cobai aku lagi Tuhan..
aku ingin dia...
Dia dan Diia...hanya Dia.